10 Tips Berbelanja Online Aman Dari Penipuan

Tips Belanja Online
Nikmatnya belanja online dengan aman
Zaman sekarang dunia maya bukanlah hal yang mewah atau dalam arti sudah tidak asing lagi. Tidak harus punya leptop dari handphone saja sudah bisa mengakses internet. Selain mengubah cara manusia bersosialisasi, internet juga menjadi cara baru dalam berbelanja.

Layaknya di dunia nyata, berbelanja di dunia maya tak selalu aman banyak penipuan berkeliaran. Kasus yang sering terjadi ialah barang tidak dikirim padahal uang sudah ditransfer. Setelah melakukan pembayaran, ponsel penjual tak aktif atau bahkan mengalihkan ke alasan lain untuk menghidar dari tanggung jawab. Atau barang dikirim namun tak sesuai dengan pesanan ini bisa dikategorikan penipuan pruduk. Apakah anda pernah  mengalaminya?

Berikut ini serba fakta akan memapaparkan Tips Aman Berbelanja Online di Internet yang dikutip pengalaman dari beberapa sumber, berdasarkan pengalaman sebagai pembeli sekaligus penjual aktif hingga saat ini. Tapi, mengapa Anda harus membacanya? ini sangat penting agar mencegah korban berjatuhan dari penipuan via belanja online.


5 Keuntungan sebagai calon pembeli:
1. Anda akan lebih berhati-hati dalam berbelanja online
2. Bisa menghindari penipuan
3. Bisa menentukan penjual yang kredibel dengan jauh lebih akurat
4. Memahami metode umum dalam berbelanja di internet
5. Tak takut berbelanja online


5 Keuntungan sebagai penjual:
1. Bisa meyakinkan calon pembeli bahwa Anda kredibel
2. Meningkatkan kepercayaan konsumen = iklan gratis
3. Bisa menghindari reputasi jelek
4. Konsumen puas = keuntungan berlipat
5. Nama baik di dunia maya


Berikut 10 tips aman berbelanja online di dunia maya:

1. Cek websitenya

Dari penampilan website nya, saya biasanya mengecek apakah website itu dirawat atau diupdate secara berkala. Jika web seperti tampak tak diurus, harga produk yang tertera beda dengan yang dijual, maka Anda perlu lebih waspada lagi.

Saya memahami bahwa toko online tak selalu diupdate produknya. Seandainya diupdate, mungkin penambahan barang atau perubahan harga dan ongkos kirim. Tapi saya selalu membiasakan untuk selalu memberi ucapan semacam Happy Sunday atau Happy Weekend untuk menandakan bahwa toko online saya itu masih hidup dan kredibel.


2. Kontak yang bisa dihubungi

Cari dan simpan nomor hape, nomor telepon rumah (kalau ada), yahoo messenger, email dan alamat kantor (jika ada). Karena toko online bisa dibuat oleh perorangan, ada kalanya alamat kantor ini tidak dicantumkan. Kebanyakan juga, penjual tak memiliki barang yang ready dan toko untuk menyimpan barang. Tak masalah asalkan kontak yang bisa dihubungi tertera jelas dan aktif.

Untuk menghindari kesan sebagai penjual gadungan, saya membiasakan untuk selalu membalas setiap pertanyaan yang masuk sesegera mungkin. Entah itu via email, BBM, Yahoo Messenger, SMS bahkan via telepon.


3. Hubungi penjual

Dari percakapan tanya jawab antara Anda dengan penjual, bisa disimpulkan apakah si penjual memang penjual yang kredibel. Kalau ditanya siang jawabnya besok pagi, keabsahan penjual patut dipertanyakan. Tapi sebelum Anda memvonisnya, cek dulu apa ada keterangan jam kerja di website nya.

Pengalaman saya sebagai penjual: terkadang ada pembeli yang menghubungi saya tengah malam, padahal sudah tertera jam kerja hanya sampai pukul 5 sore. Kalau sudah begini, salah siapa?


4. Tes, tanyakan seputar produk

Penjual yang memang sudah ahli, pasti akan tahu seluk beluk dari produk yang dijual. Jika makanan, tanyakan kadaluwarsanya, bahan yang dijual, halal atau tidak, proses pengiriman serta berapa lama barang akan sampai di tempat Anda.

Saya selalu memberikan informasi yang tepat sebagai penjual. Bahkan sebisa mungkin saya berusaha mengetahui apa pertanyaan selanjutnya yang ingin ditanyakan. Selain menghemat waktu saya (saya meladeni beberapa pembeli sekaligus), calon pembeli juga diuntungkan karena mereka bisa menghemat waktu.


5. Cek register toko online

Cara ini sangatlah mudah, ketikkan who.is pada browser Anda. Setelah halaman who.is terbuka, masukkan alamat website ke kolom yang disediakan dan klik Whois. Who.is berfungsi sebagai website checker yang bisa menampilkan seputar informasi alamat pemilik domain (www.namatoko.com), tanggal pengaktifan domain, tanggal kadaluwarsa domain, nama registran, alamat, nomor telepon, email, kota dan provinsi yang tentu akan sangat berguna.

Perlu diingat bahwa who.is bisa disembunyikan atau di hidden. Jika website tersebut who.is-nya disembunyikan, maka Anda harus berpikir dua kali karena website tersebut menyembunyikan siapa pemilik dan alamatnya. Sebagai penjual, saya tak pernah menyembunyikan who.is, sebaliknya saya memberikan alamat, nama, nomor ponsel dan email yang sesuai dengan yang tertera pada toko online.


6. Rekening pribadi atau badan usaha? ( Rekber Solusi Aman )

Pembayaran biasanya lebih banyak menggunakan metode transfer antar bank seperti BCA, BNI dan Mandiri. Jika rekening tersebut menggunakan rekening pribadi, Anda harus waspada. Jika rekening yang digunakan menggunakan nama badan usaha, misal PT.YYY atau CV.YYY, maka sudah pasti lebih terjamin.

Meski begitu, rekening atas nama pribadi bukan berarti masalah. Jika semua kriteria tips berbelanja aman ini terpenuhi, maka Anda tak usah takut untuk transfer ke rekening pribadi.
 
Sangat direkomendasikan untuk transaksi menggunakan Rekening Bersama, jika penjual tidak mau via Rekber sudah pasti bahwa penjual bisa jadi berniat ingin menipu. Contoh rekening bersama adalah Inapay yang berbadan hukum PT.
 
7. Catat dan simpan bukti transaksi
Selain menyimpan kontak penjual, catat juga kapan Anda menghubungi penjual, histori percakapan dan simpan bukti transaksi. Jika ternyata Anda kena tipu, maka bukti-bukti ini bisa diajukan ke pihak berwenang.

Sebagai penjual, saya selalu menyimpan semua bukti histori dan bukti transaksi. Untuk mencegah calon pembeli menuntut di luar kewajiban saya, saya menyimpannya. Misalkan jika pembeli marah karena barang ternyata basi di jalan, maka saya akan mengingatkan bahwa sebelum barang dikirim, calon pembeli sudah setuju atas resiko barang basi karena perjalanan yang terlalu lama.


8. Gunakan Google
Selain menggunakan kemampuan Anda sendiri, cek website tersebut di Google. Gunakan kata kunci seperti misal: Toko A menipu, Nama A menipu, Toko A bisa dipercaya, Nama A bisa dipercaya. Jika ternyata hasil Googling menunjukkan banyak artikel yang menyebut si penjual/toko tersebut penipu, maka sudah dipastikan bahwa toko tersebut penipu. Sama seperti di dunia nyata, artikel yang baik bisa dibeli. Karena itu meski artikel yang muncul menyatakan bahwa toko tersebut baik adanya, Anda tetap harus waspada.

9. Tanyakan di forum atau pada teman Anda

Biasanya jika toko ini memang kredibel, maka penjual akan direkomendasikan pada teman-temannya yang lain. Jika perlu, tanyakan pada forum. Pembeli yang puas akan kembali lagi, tapi tidak sendirian, melainkan bersama teman-teman dan kerabatnya

10. Pahami resikonya
Setelah Anda melakukan 9 langkah diatas, kemungkinan ditipu tentu masih ada. Pastikan bahwa Anda sudah membaca Terms of Condition atau bagian FAQ (Frequently Asked Question) di website penjual. Ini untuk menghindari adanya kemungkinan hal-hal atau ketentuan yang tak adil buat Anda, sehingga membuat Anda merasa tertipu di kemudian hari.

Gunakan insting alami Anda sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli. Jika terpaksa membeli, beli produk seminimal mungkin agar kalaupun Anda tertipu, ruginya tak banyak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar